Cara Merawat Sepeda Motor Klasik yang Pas untuk Dompet

By | September 9, 2019

Di Indonesia komunitas motor klasik sudah sangat banyak di minati oleh semua kalangan, kebanyakan sih kaum anak muda. Seperti komunitas vespa, komunitas CB, RX-king dan masih banyak lagi.

Dan para pecinta motor kasik tersebut membuat atau merawatnya menjadi lebih menarik, mulus dan terlihat unik. Mungkin anda pikir semua perawatan tersebut memakan biaya yang cukup besar, nah dalam artikel yang saya bahas kali ini agar anda tidak terlalu mengeluarkan banyak uang.

Kalau anda tau yang harus dilakukan, sebenarnya perawatannya tidak semahal yang anda perkirakan kok, diantaranya :

1. Mencegah lebih baik dari pada mengobati

Nah, kan ada pepatah yang menyebutkan seperti itu, ini tidak membicarakan tentang mengobati penyakit pada tubuh. Dan pepatah tersebut juga berlaku pada sepeda motor.

Kalau anda memang ingin berniat memiliki dan merawat motor klasik, anda harus memberi perhatian lebih pada motor klasik karena motor ini berbeda dengan motor motor yang baru.

Cara agar anda tidak mengobati terlalu parah, perhatikan dengan seksama setip suara yang keluar, getaran pada motor, cepatlah bertindak apabila ada yang kurang pas dan mungin salah pemasangan.

Dan juga anda harus cepat bereaksi kalau suara knalpot diiringi suara letupan yang sebenarnya itu tidak ada. Biasanya motor tua itu kebanyakan ada suara yang mengganggu dan itu jangan anda biarkan.

Pastikan rantai tidak bergesekan dan bersentuhan dengan komponen lain selain gear yang terpasang.

Baca Juga  Tips Membeli Mobil Bekas 2018

2. Memilih spare part yang asli itu lebih baik untuk jangka panjang

Biasanya kalau dompet anda pas-pasan anda sering bingung dalam memilih spere part apalagi motor tua. Yang saya maksudkan anda lebih baik memilih spere part yang asli karena menurut ahli motor perbandinga antara yang orisinil dan yang KW itu 3 banding 1, yaitu orisinil 3 kali lebih panjang umurnya dari pada yang KW.

Kalau masalah harga, memang biasanya 20% – 30% lebih mahal dari spere part KW. Kita memang harus menabung sedikit lagi agar selanjutnya dompet anda tidak terus terkuras.

Saya contohkan pada motor Honda tiger, kampas kopling satu set dengan harga Rp. 100.000, sedangkan kalau yang KW perbedaannya Rp. 30 – 40 ribu atau sekitar harga Rp. 60 – 70 ribu. Anda pilih yang mana, dengan perbedaan umur 3 kali lebih panjang ?

Dengan cara ini anda dapat menghemat uang anda dalam jangka panjang. Memang awalnya anda harus mengeluarkan sedikit lebih banyak.

Apakah anda memilih setiap kali ganti yang akan membuat dompet anda tipis?

3. Mengganti pelumas secara rutin

Penggantian pelumas secara rutin ini adalah hal yang terpenting, motor anda kan motor tua jadi lakukan penggantian agak lebih sering karena komponen motor sudah tidak sehat seperti dulu.

Ibaratkan pelumas itu darah yang mengalir ke jantungmu, jadi anda harus perhatikan betul masalah pelumas. Biasanya kalau tidak pernah diganti warnanya berubah menjadi hitam pekat dan sangat kental.

Itu dapat mengganggu kinerja mesin dan membuat mesin lebih cepat panas.

Lebih baik anda mengeluarkan uang sekitar 30 – 50 ribu per bulan (tergantung pelumas yang di gunakan) dari pada anda mengeluarkan uang banyak untuk mengganti komponen yang rusak akibat oli yang tidak pernah diganti dan itu bisa menyebabkan kesalahan yang fatal.

Baca Juga  Jenis Asuransi Sepeda Motor All Risk Dan TLO (Total Loss Only)

Kalau sudah seperti itu langsung anda bawa ke montir atau bengkel terdekat. Kalau kamu mengganti oli secara rutin maka motormu akan selalu pada kondisi yang baik dan prima.

4. Hindarkan dari karat

Nah, tips yang keempat ini bicara tentang karat. Kalau pada bagian motor anda sudah berkarat, wah itu sangat berbahaya.

Jangan biarkan karat tersebut menjalar sampai ke komponen pentingmu atau bagian mesin. Jadi kamu harus selalu memperhatikan dan merawatnya, apalagi motormu sudah berumur puluhan tahun.

Hantu seperti ini memang sangat sering kita jumpai pada motor tua. Upaya yang harus anda lakukan untuk mencegah hal itu ialah rajin rajinlah dalam mencuci motor apalagi setelah melewati jalan berlumpur dan berair.

Memang dalam merawat motor tua itu harus bekerja lebih ekstra agar mendapat hasil yang maksimal.

Ohya jangan lupa lakukan pelumasan pada bagian motor yang bergerak seperti pada rantai, gear suspense dan yang bergerak lainnya. Ini bisa anda lakukan beramaan dengan penggantian pelumas mesin.

Jadi belinya bisa sekalian. Kalau anda tidak melakukan pelumasan maka akan terasa seret dan mengeluarkan bunyi yang mengganggu dan jangan biarkan berlarut larut.

5. Pengapian harus dilakukan pengecekan

Kalau anda memang pecinta motor maka sayangilah motor ini seperti pacar anda. Pada cara yang kelima ini mengecek pada bagian pengapian.

Dalam kendaran pengapian adalah mulainya suatu pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar, jadi kalau tidak ada pengapian maka tidakan akan terjadi langkah usaha.

Fairing dan rangkaian kabel ini bertempat yang tersembunyi di balik mesin, ini juga memerlukan ketelitian yang ekstra.

Pada busi lihatlah apakah masih layak digunakan atau tidak, kalau sudah gosong dan celahnya tidak normal. Lakukan penggantian dengan yang baru. Lalu pada aki dan kabel kabel yang berhubungan dengan pengapian, periksa apakah ada yang putus, terkelupas kulitnya atau tidak.

Baca Juga  Cara Membersihkan dan Menghilangkan Jamur Pada Kaca Mobil

Pengisian ulang aki juga harus anda lakukan apabila sudah mulai habis. Pengisian dilakukan karena agar nyala lampu tetap terang, klakson dan starter berfungsi dengan sempurna.

Nah, gimana? Apakah menurut anda itu mahal? Sekarang anda bisa mempraktekkannya sendiri di rumah. Ingat sayangilah motor anda jika anda memang pencinta motor.

Demikian artikel tentang 5 tips cara merawat sepeda motor klasik yang pas untuk dompet anda. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *