Mengapa kita tidak boleh mengkonsumsi mie instan setiap hari?

by
6 views

Ribuan pendapat di media sosial yg mengatakan Mie Instant adalah makanan yg berbahaya dengan ribuan pula alasannya.

Untuk saya logikanya sebetulnya sederhana, jika berbahaya tentunya sederetan negara dimana mie tersebut diperbolehkan dijual akan segera menolaknya. Tak usah menyebut BP POM, sebutlah FDA (Food and Drug Administration). Sebuah badan pengawas Obat dan Makanan kepunyaan negeri Paman Sam. Badan tersebut terkenal seram dan sangat ketat dalam mengizinkan obat dan makanan untuk memasuki Amerika. Tetapi kenyataannya Indomie banyak nangkring dijual di toko-toko makanan Asia di US sana.

Bahayanya mie instant terutama karena dia cuma mengandung karbohidrat semata, sehingga perlu ditambahkan nutrisi yg lain bila kita memakannya secara rutin. Bila akhirnya kita mengkonsumsi setiap hari, bahaya terjauhnya adalah kita menjadi sangat bosan dan dalam jangka waktu tertentu akan neg 

Seperti dilansir media Jerman, dw.de, Kamis (12/3/2015), berikut beberapa fakta penting yang sebaiknya Anda ketahui tentang Mie Instan:

Kurangi Kemampuan Tubuh Serap Gizi

Jika Anda makan mie instan dan setelahnya menyantap makanan sehat seperti sayur dan buah, maka tubuh tidak akan bisa menyerap semua kandungan gizi dari makanan sehat tersebut.

Ini karena mie instan yang Anda konsumsi, mempengaruhi secara negatif proses pencernaan hingga beberapa jam setelah dimakan.

Pemicu Penyakit Kanker

Mie instan biasanya mengandung bahan pengawet, zat anti beku, dan unsur lain yang bersifat karsinogen atau bisa mengakibatkan kanker.

Lagipula, mie seduh instan biasanya dikemas dalam “cangkir polistirena” yang mengandung zat pemicu kanker, plasticizer dan dioksin, dan bisa tercampur ke dalam mie begitu diseduh dengan air panas.

Kandungan Natrium Berlebihan

Kadar natrium tinggi bisa menyebabkan batu ginjal dan gangguan ginjal lainnya. Kandungan rata-rata natrium pada sebungkus mie instan lebih dari 800 mg.

Sedangkan menurut saran para pakar kesehatan, jumlah asupan maksimum natrium per hari adalah 2400 mg.

Jadi seporsi mie instan saja sudah hampir memenuhi setengah dari jumlah asupan natrium yang disarankan.

Efek Samping MSG

Mie instan juga kaya penyedap masakan MSG (monosodium glutamat). Ada yang alergi terhadap MSG, atau juga merasa sakit kepala atau sakit dada setelah menyantap mie instan. Konsumsi MSG juga berkorelasi dengan penyakit lain, termasuk kanker.

Mengandung Zat Anti Beku

Mie instan biasanya diimbuhi zat anti beku seperti propylene glycol yang bertujuan untuk mencegah mie menjadi kering.

Konsumsi bahan aditif anti beku ini diyakini memicu berbagai resiko kesehatan, termasuk gangguan hati, jantung dan ginjal serta bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan garam, pengawet dan micin yang tinggi

Hampir semua makanan komersial mengutamakan kelezatanUntuk mie instan, pastinya menggunakan lebih banyak garam, pengawet dan micin yang tinggi.

Gizi tidak seimbang

mie instan mengandung karbohidrat tinggi. Apalagi kebiasaan orang Indonesia menyantap mie dengan nasi. (karena keasinan). Riset kesehatan jaman now menyoroti karbohidrat dan gula adalah sumber penyakit degeneratif seperti diabetes dan PJK.

Dilema anak kost dan tipsnya

Jika anda anak kost, keluarga kecil ataupun dalam perjalanan, mungkin tips ini bisa dilakukan:

  • utamakan masak sendiri. Mampirlah ke supermarket, dan beli bahan makanan sehat
  • hindari double karbohidrat (mie dan nasi)
  • tambahkan telor/tahu/tempe dan sayuran, menggunakan dagung asap/kalengan sama buruknya karena kadar asin, penngawet yang tinggi
  • kurangi bumbu dan minyak, gunakan secukupnya

Semoga nembantu!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of